Algoritma dan Pemrograman : Pseudocode

Pada postingan yang saya buat sebelumnya, saya telah membahas tentang flowchart pada mata kuliah Algoritma dan Pemrograman. Kali ini saya akan membahas tentang Pseudocode sebagai salah satu cara dalam penulisan sebuah algoritma.

Pseudocode dapat disebut sebagai kode palsu, karena dalam penulisannya menggunakan aturan penulisan yang mendekati bahasa pemrograman.
Pseudocode dapat digunakan untuk menyelesaikan kasus yang lebih besar dan kompleks, dimana jika kita menggunakan flowchart akan membutuhkan banyak kertas atau kurang ringkas.

Struktur pseudocode algoritma yang mengacu pada bahasa pemrograman pascal memiliki struktur yaitu :

  1. JUDUL
  2. DEKLARASI/KAMUS DATA
  3. BADAN PROGRAM

Didalam penulisan judul algoritma menggunakan pseudocode memiliki beberapa aturan :

  • Tidak diawali angka/karakter selain alphabet
  • Tidak terdapat karakter spasi atau karakter selain alphabet kecuali karakter underscore “_” sebagai pengganti karakter spasi.

contoh penulisan judul yang benar :

  • Algoritma Menentukan_Bilangan_Ganjil_atau_Genap
  • Algoritma Memasak_Nasi
  • Algoritma Menghitung_Pendapatan

contoh penulisan judul yang salah :

  • Algoritma Menghitung bilangan biner (karena memakai karakter spasi)
  • Algoritma 2_buah_bilangan (karena diawali dengan karakter angka)

Pada bagian deklarasi/kamus data merupakan tempat untuk mencantumkan variabel, konstanta dan record. Bagian ini penting karena digunakan untuk mereservasi alokasi memori untuk penyimpanan data dan akan selalu digunakan selama program bekerja.

contoh :

algo

Sedangkan pada bagian badan program digunakan untuk meletakkan semua algoritma atau kode-kode pemrograman yang digunakan sebagai proses penyelesaian. Bagian badan program dimulai dari “BEGIN” dan diakhiri oleh “END”

contoh :

algo1.png

Didalam badan program terdapat data yang akan dimasukkan (input) untuk diproses dan akan menjadi keluaran/hasil (output)

Pseudocode merupakan hal yang penting untuk kita mengerti dan pahami dalam pemrograman. Dengan adanya pseudocode mempermudah kita utuk membayangkan penyelesaian suatu kasus dengan bahasa yang menyerupai bahasa pemrograman.

Mungkin ini saja yang dapat saya sampaikan mengenai materi Pseudocode dalam mata kuliah Algoritma dan Pemrograman Progam Studi Manajemen Informatika Politeknik Negeri Lampung. Terimakasih sudah membaca postingan ini dan semoga bermanfaat. Sampai jumpai di postingan selanjutnya!.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s